Journal of Cyber Community Service
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs
<p>Journal of Cyber Community Service (JOCCS) merupakan platform ilmiah yang mengangkat isu-isu pelayanan masyarakat melalui dimensi cyber. Dengan fokus pada dampak teknologi informasi dan keberadaan dunia maya, JOCCS mempersembahkan wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk membagikan wawasan, temuan, dan inovasi terkait pemanfaatan teknologi cyber dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Jurnal ini mendorong kontribusi interdisipliner yang mendalam, mulai dari implementasi solusi berbasis teknologi hingga analisis dampak sosial proyek inovatif. Dengan mengundang berbagai latar belakang dan perspektif, JOCCS berkomitmen untuk menyajikan artikel berkualitas tinggi yang membentuk pandangan baru terkait peran positif teknologi cyber dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang berdaya saing dan berkelanjutan. JOCCS mengajak penulis untuk bersama-sama mengembangkan pemahaman dan merinci kontribusi teknologi cyber terhadap pembangunan masyarakat modern.</p>Sibermu Pressid-IDJournal of Cyber Community Service3089-7572Pengelolaan Sampah Berbasis Desentralisasi dengan Teknologi Incenerator Termodifikasi Cerobong Wet Scrubber dan Thermoelektrik untuk Mewujudkan Masa Depan yang Berkemajuan
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs/article/view/34
<div><span lang="IT">Pengelolaan sampah yang kurang efektif dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan desentralisasi pengelolaan sampah menggunakan teknologi incinerator termodifikasi dengan cerobong wet scrubber dan thermoelectric di wilayah Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei terhadap 41 responden dari berbagai lapisan masyarakat untuk mengukur penerimaan terhadap teknologi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,8% responden mendukung penerapan sistem pengelolaan sampah desentralisasi dan mayoritas setuju dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan ini. Implementasi incinerator termodifikasi terbukti efektif dalam mengurangi volume sampah dan emisi gas beracun. Dengan penerapan konsep ini, diharapkan dapat tercapai pengelolaan sampah yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi lebih lanjut antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi yang lebih modern dan berkelanjutan</span></div>imron NurosyidinAdzra Naura FarrasSyabilla Sekar Pramudya
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Cyber Community Service
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-03-092025-03-09111710.64163/joccs.v1i1.34Peran dan Dampak AI dalam Pendidikan: Disrupsi Digital terhadap Fungsi Tenaga Pengajar di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs/article/view/32
<div><em><span lang="IT">This paper examines the role and impact of artificial intelligence (AI) in education, particularly in relation to the digital disruption of the role of teachers at SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. While AI is expected to enhance learning efficiency and quality, concerns about the replacement of teachers by technology persist. This research employs a descriptive quantitative approach, utilizing surveys and in-depth interviews with teachers at SMA</span> <span lang="IT">Muhammadiyah</span> <span lang="IT">7 Yogyakarta. The findings reveal that AI integration in education has transformed the traditional role of teachers. Despite technical and ethical challenges, AI holds significant potential to improve learning effectiveness. The recommendations include the need for AI skills training for teachers and the consideration of ethical policies in the utilization of this technology.</span></em></div>Raihan Chesta AdabilUwais HamdanFadil Kurniawan
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Cyber Community Service
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-03-092025-03-091181410.64163/joccs.v1i1.32Analisis Perubahan Pendapatan Per Kapita di Indonesia: Tren dan Faktor-Faktor Penyebab
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs/article/view/33
<div><em><span lang="IT">This study analyzes the changes in per capita income in Indonesia, focusing on trends and</span> <span lang="IT">influencing factors. Per capita income is a crucial indicator for assessing the economic welfare</span> <span lang="IT">of a society. Since economic reforms, Indonesia has experienced an increase in per capita</span> <span lang="IT">income driven by the growth of industrial, trade, and service sectors. However, income</span> <span lang="IT">inequality between regions remains a significant challenge, with urban areas having</span> <span lang="IT">significantly higher incomes compared to rural regions. External factors such as commodity</span> <span lang="IT">price fluctuations and global economic conditions also affect per capita income. This study</span> <span lang="IT">aims to identify these patterns and provide policy recommendations to improve inclusive</span> <span lang="IT">economic welfare.</span></em></div>Rizki AisyahNessa Nurtrohmah
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Cyber Community Service
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-03-092025-03-0911152010.64163/joccs.v1i1.33Membangun Fondasi Pemahaman Tentang Caesar Cipher Bagi Siswa SMA
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs/article/view/29
<p>Bentuk pengabdian masyarakat sangat beragam cara pelaksanaan dan penyampaian melihat dari masa sekarang salah satu pengabdian yang relevan saat ini dalam pembelajaran matematika adalah pembelajaran metematika dengan basis IT. Pembelajaran matematika berbasis IT memanfaatkan berbagai teknologi untuk mempermudah memahami konsep-konsep dalam matematika yang terkadang sulit dipahami oleh siswa. Melalui teknologi matematika dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik, interaktif, dan juga mudah untuk diakses. Dengan cara ini, pengabdian masyarakat tidak hanya memberikan solusi, tetapi juga memberikan akses pendidikan yang lebih baik dan merata. Penelitian ini dilakukan dengan melihat kebutuhan siswa siswi bertujuan untuk mengembangkan metode pengajaran yang efektif untuk mengajarkan konsep kriptografi kepada siswa SMA selain itu diharapkan dengan diadakan kegiatan penelituan ini dapat mendorong siswa untuk menerapkan teknik pengkodean dalam situasi nyata, sehingga mereka dapat lebih memahami pentingnya keamanan informasi. Kegiatan ini menggunakan beberapa metode seperti penyampaian materi dengan alternatif utama yaitu Audio Visual yang menyertakan gambar, suara dan juga teks yang dibuat dengan platform Software Presentation. Penyampaian materi dengan metode ceramah dan dengan audio visual mungkin akan sangat membosankan maka dari itu metode QUIZ juga ditambahkan untuk mengajarkan materi dengan menggabungkan kesenangan dari bermain namun tetap dalam proses belajar. metode terakhir yang digunakan adalah Ice Breaking, metode yang efektif untuk menciptakan suasana belajar kembali kondusif. Kegiatan ini menghasilkan metode dan sarana dalam menyampaikan pembelajaran denag Ilmu Teknologi (IT) yang dapat memudahkan dalam memahami materi yang disampaikan dan membuat proses pembelajaran lebih menarik, interaktif dan fleksibel.</p>Muhamad Ammar Raihan Ardiyanto
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Cyber Community Service
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-03-092025-03-0911212510.64163/joccs.v1i1.29Candi Plaosan: Simbol Moderasi Beragama di Masa Lalu
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs/article/view/35
<p style="font-weight: 400;">Kemampuan integrasi agama dan toleransi dalam arsitektur Candi Plaosan merupakan aspek menarik dari peninggalan Dinasti Syailendra. Candi Plaosan mencerminkan kohesi Budha dan Hindu, dengan relief nya yang menyoroti moderasi beragama saat itu. Dalam keberagaman agama Indonesia, penelitian ini penting untuk memahami pesan religius masa lalu sebagai pengingat masa kini. Penelitian ini mengungkap peran relief Candi Plaosan dalam mencerminkan kerukunan beragama dan dampaknya pada moderasi agama saat ini. Pendekatan yang digunakan kualitatif studi kasus, dengan data dari studi dokumen, observasi, dan wawancara untuk menggali konteks historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Sanjaya (Hindu) dan Syailendra (Buddha) bersatu melalui perkawinan politik, dengan Candi Plaosan sebagai simbol persatuan dan <span style="font-weight: 400;">toleransi beragama. Relief Candi Plaosan, seperti kendi, sulur, bleketepe, dan tusuk konde, menggambarkan dualitas agama dan menyampaikan pesan religious kepada masyarakat. Observasi mengungkapkan relief ini dimulai dari kaki candi, melambangkan perpaduan Hindu-Buddha, mencerminkan proses pertobatan, pengakuan Tuhan, dan kehidupan di nirwana. Kesimpulannya, Relief Candi Plaosan mencerminkan toleransi dan kerukuran antara agama Buddha dan Hindu. Interpretasi ini dapat menginspirasi moderasi dan toleransi beragama saat ini.</span></p>Auliya Zahra MeilaniDiyanah Mutia Dewi
Hak Cipta (c) 2024 Journal of Cyber Community Service
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-03-092025-03-0911264310.64163/joccs.v1i1.35Pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (GenAI) untuk Mendukung Guru dalam Perencanaan dan Pengembangan Pembelajaran di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Yogyakarta
https://jurnalsibermu.com/index.php/joccs/article/view/55
<p><em><span style="font-weight: 400;">Kemajuan teknologi digital khususnya Generative Artificial Intelligence (GenAI) memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui efisiensi perencanaan dan pengembangan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan GenAI untuk mendukung guru dalam perencanaan dan pengembangan pembelajaran di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Yogyakarta. Metode pelatihan dan evaluasi pre-test serta post-test diterapkan pada 12 guru. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan tren peningkatan pengetahuan dan sikap relatif baik. 7 dari 12 peserta mengalami peningkatan skor dengan nilai sum of ranks sebesar 42,00, sedangkan 5 peserta mengalami penurunan dengan sum of ranks sebesar 36,00. Nilai p pada kedua aspek lebih besar dari 0,05 (p = 0,8501 untuk pengetahuan dan p = (0.0161 untuk sikap), yang berarti peningkatan kecenderungan positif yang menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak yang konstruktif bagi peserta.</span></em></p>Abdul FadlilImam RiadiHermanHenry Ardian IriantaRizal PrambudiNuratikahAdy SuprayitnoIndah Rafni Yunipratiwi
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Cyber Community Service
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-03-092025-03-0911444710.64163/joccs.v1i1.55